Reses Kedua, Mas Atho’ Komitmen Tingkatkan Penguatan SDM

53 views
Ahmad Athoillah saat Reses ke II di Mojokerto

Mojokerto, Gerakan Santri Milenial

Suasana di sepuluh hari terakhir bulan Ramadlan tahun ini, tidak menyurutkan kegiatan wajib dewan untuk melaksanakan Reses II di tahun 2021. Pasalnya serap aspirasi ini digunakan untuk mencari masukan kepada masyarakat untuk disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jatim dengan regulasi serta peraturan yang berlaku.

Politisi Pertai Kebangkitan Bangsa (PKB) kelahiran Jombang ini menyampaikan banyak hal terkait kebijakan pemerintah yang mungkin baru-baru ini sedikit membingungkan masyarakat, seperti larangan mudik. Hal tersebut kata Ahmad Athoillah untuk kebaikan kita semua dalam mencegah penyebaran Covid-19 yang belum selesai.

“Ketua Umum PKB, Gus AMI juga sudah mengusulkan kepada pemerintah agar vaksinasi Covid-19 dipercepat saja,” kata Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Jatim ini, Sabtu (08/05/2021).

Meskipun masih dalam suasana pandemi Covid-19, pria yang akrab disapa Mas Atho’ itu meminta masyarakat agar tidak boleh hanya menunggu bantuan dari pemerintah.

“Saudara semua yang masih muda, ayo sama-sama kita tingkatkan kreativitas. Sekarang bukan lagi waktunya kita hanya menunggu takdir, seperti kita kalau menunggu jodoh yang belum datang,” imbuh Mas Atho’ dalam candaannya.

Turut hadir pula Ibu Aini Zuhro Ketua DPRD Kab Mojokerto dan seluruh Anggota Fraksi PKB Kabupaten Mojokerto. Hal tersebut membuat para undangan reses semakin semangat untuk menyambung silaturahim dengan wakil rakyatnya.

“Kami perwakilan dari Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Mojokerto ingin menyampaikan kalau saat ini kami sudah ada kreativitas, seperti pembuatan keripik dari pelepah pisang dan sebagainya. Tapi di sini kami sulit untuk berinovasi, dan sulit untuk menjangkau pemasaran produk kami,” ujar Ita Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Mojokerto.

Menanggapi hal tersebut, Mas Atho’ mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jatim lewat Dinas Koperasi dan UKM memiliki pelatihan untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemasaran seperti itu.

“Pemerintah Provinsi Jatim sendiri memiliki berbagai program untuk mendukung peningkatan SDM, Nanti semisal dari Pemerintah Provinsi Jatim sulit diakses karena terlalu berbelit-belit, saya fasilitasi sendiri dengan mendatangkan pelatih professional untuk mendukung kegiatan sahabat-sahabat Fatayat NU Mojokerto,” pungkas Anggota Komisi B DPRD Jatim itu.


Comments

Leave a Reply