Membanggakan dan Inspiratif, Kader PMII di Jombang Ciptakan Aplikasi Database

330 views
Sella Miftaherlis Syahputri

Jombang, Gerakan Santri Milenial

Mahasiswi Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang berhasil menciptakan sistem informasi pengelolaan data untuk kelembagaan organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Sistem Informasi ini berisi tentang rekam jejak keanggotaan dan administrasi kelembagaan PMII yang diolah aplikasi berbasis website. Aplikasi ini bisa diakses oleh setiap kader PMII.

Sistem informasi ini berhasil ditemukan oleh Sella Miftaherlis Syahputri, mahasiswi Unipdu yang terinspirasi dari keaktifannya mengikuti organisasi eksternal kampus yaitu PMII. Menurutnya, ia ingin memberikan sesuat yang terbaik untuk PMII ke depan.

“Sebagai seorang kader PMII tentu saya ingin memberikan yang terbaik untuk organisasi. Meskipun ini tidak seberapa, namun semoga bermanfaat dan bisa digunakan oleh PMII dimanapun berada,” kata perempuan yang akrab disapa Sella, Kamis (17/02/2021).

Ada berbagai keunggulan dari sistem informasi hasil karya Sella,. Salah satunya database kader yang selama ini menjadi problematika di Jombang akan terselesaikan karnea bisa diakses dan digunakan untuk seluruh kader PMII. Kendati demikian, data yang ada di dalamnya aman karena yang bisa mengakses hanya kader PMII.

“Sistem informasi ini bisa diisi sesuai kebutuhan PMII yang bisa langsung tersambung dengan website dan aplikasi di andorid,” ujar perempuan berusia 22 tahun ini.

Menurutnya, sistem yang ia ciptakan terbilang sederhana dan user friendly. Namun memiliki fitur yang sangat penting. Kader dan alumni PMII dapat mengarsipkan rekam jejak selama berproses.

“Selain itu juga dapat mengelola administrasi lembaga dengan cepat, mudah, dan terarsip. Serta dapat mengelola agenda kegiatan,” beber mahasiswi jurusan Sistem Informasi di Unipdu Jombang ini.


 
Ia juga berharap dengan adanya sistem ini, kader PMII dapat memanfaatkan dengan baik. Karena berbicara melek teknologi, kader PMII wajib ikut serta mengikuti arus perkembangannya.

“Kader PMII juga harus membuka diri terhadap perkembangan teknologi yang kian masif,” pungkasnya.


Comments

Leave a Reply