Kunjungi Desa Wisata, Mas Atho’ Upayakan Nasib Pokdarwis

60 views
Penganugerahan Desa Wisata Bejijong, Kabupaten Mojokerto

Jombang, Gerakan Santri Milenial

Provinsi Jawa Timur kembali mendapat penghargaan enam desa wisata terbaik dari total 50 Penganugerahan Desa Wisata Terbaik tahun 2021. Adapun enam desa wisata tersebut adalah Desa Wisata Kampung Blekok Kabupaten Situbondo, Desa Wisata Sanankerto Kabupaten Malang, Desa Wisata Tamansari Banyuwangi, Desa Wisata Ranupani Lumajang, Desa Wisata Serang Kabupaten Blitar dan Desa Wisata Bejijong Kabupaten Mojokerto.

Jumat (17/09/2021) Anggota Komisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Jawa Timur, Ahmad Athoillah menghadiri salah satu penganugerahan desa wisata di Dapilnya yaitu Desa Bejijong, Kabupaten Mojokerto. Pria yang akrab disapa Mas Atho’ tersebut mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut dapat meningkatkan semangat para penggiat Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

“Penghargaan ini sangat penting untuk menyulut api semangat teman-teman Pokdarwis, karena meskipun dimasa pandemi, mereka terus mengembangkan inovasi dan kreativitas untuk kemajuan wisata desa,” katanya.

Menurut Wakil Sekretaris DPW PKB Jawa Timur itu, pariwisata merupakan sektor yang sangat terdampak saat pandemi apalagi dikala penerapan PSBB dan PPKM level 4 (Jawa-Bali) beberapa pekan lalu.

“Karena peraturan pemerintah tersebut wisata harus tutup dan masyarakat diwajibkan untuk local distancing. Sehingga pariwisata lesu. Namun dengan adanya desa wisata ini terbukti dapat memberikan sumbangsih dalam mempercepat perputaran ekonomi di desa. Peran wisata desa terbukti juga membangkitkan UMKM di sekitar desa wisata tersebut,” sambung Mas Atho’.

Setelah acara penganugerahan itu, Mas Atho’ mendengarkan keluh kesah teman-teman Pokdarwis. Mereka mengeluhkan peran pemerintah dalam memperkenalkan wisata desa serta pelatihan sumber daya manusia untuk menambah edukasi dalam pengelolaan desa wisata.

Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur itu menuturkan kalau seharusnya Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tidak hanya mengucapkan terima kasih kepada para Pokdarwis saja namun juga memperhatikan keberlangsungannya.

“Saya akan meminta dengan tegas kepada Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur untuk memperhatikan nasib teman-teman Pokdarwis,” terangnya.

Mas Atho’ menambahkan bahwa mereka sudah berupaya keras, mengorbankan tenaga, waktu bahkan biaya untuk mempercantik desanya.

“Gubernur Jawa Timur lewat Dinas Pariwisata harus ada tindakan nyata untuk menjawab keluhan Pokdarwis. Selain itu, sebagai bentuk apresiasi untuk Pokdarwis perlu ada semacam tunjangan untuk Pokdarwis yang berprestasi dan bantuan keuangan pengelolaan desa wisata yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.


Comments

Leave a Reply