Jomblo Berfaedah

401 views

Berbicara tentang jomblo, ada sebagian manusia di dunia ini yang sedang menjomblo, tapi galaunya bukan main, sedih dan merana. Tapi ada juga yang menikmati masa-masa jomblo dengan enjoy, bahagia, dan penuh kenikmatan. Ya, namanya juga manusia beda-bedalah. Tapi tenang, dari pada jomblomu tidak berfaedah, mending lakukan hal-hal berikut ini, seraya menunggu datangnya jodoh.

Pertama. Membaca buku pranikah. Waktu jomblo itu paling asyik digunakan untuk membaca buku-buku pranikah, sambil mempersiapkan dan memantaskan diri untuk hidup bersama dia kelak. Buku pranikah itu banyak ya. Kalau santri biasanya bacanya ya kitab-kitab nikah, seperti Qurrotul Uyun, Uqudul Lujain, Fathul Izar, dan lain sebagainya banyak sekali, bisa pilih kitab ataupun buku untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang berkeluarga, pernikahan, dan menjalani rumah tangga. Ingat mblo, nikah itu butuh ilmu.

Kedua. Merencana masa depan. Ya menata masa depan, kita besok mau ngapain setelah nikah, mulai dipikirkan, karena pernikahan bukan hanya lamaran dan akad, tapi jauh dari itu. Walaupun sebenarnya semuanya sudah ditangan Tuhan, tapi kita sebagai manusia punya kewajiban untuk berusaha sekuat tenaga. Lakukanlah apa yang kita jalani saat ini, dengan sebaik-baiknya. Kalau masih pelajar, berarti ya serius belajarnya dan mencari pengalaman sebanyak-banyaknya.

Ketiga. Mengasah bakat diri. Mumpung masih muda dan sendiri. Alangkah baiknya kita asah bakat-bakat kita. Setiap manusia itu punya bakat masing-masing, tinggal kita mau menggali dan mengasahnya atau tidak. Kalau bakatnya bahasa ya serius belajar bahasanya, bakatnya olahraga, ya serius, intinya serius sama apa yang kita sukai, dan tekuni secara maksimal.

Keempat. Menekuni bidang minat. Hampir mirip sih sama yang ketiga. Intinya harus serius. Jika kita mempunyai minat di bidang fisika mungkin, ya harus serius dan tekuni terus hingga bisa menjadi ahli fisika, begitu dengan bidang-bidang yang lain. Kita ini masih muda, tumbuhkan minat dalam suatu bidang tertentu. Serius dan tekuni hingga menjadi ahli dan pakar dalam bidang tersebut.

Kelima. Memfokuskan diri pada studi. Kita ini masih muda, perjalanan masih panjang. Mending saat ini lebih fokuskan diri pada studi yang kita jalani. Boleh kok memikirkan jodoh atau nikah, tapi jangan sampai terlena, kita masih punya kewajiban untuk focus pada studi yang sedang kita jalani saat ini. Semangat dan sungguh dalam belajar, serta mencari pengalaman sebanyak-banyaknya.

Keenam. Membangun karir pribadi. Masih sekolah, kok sudah mikir karir? Oke baik. Ya maksutnya kita punya cita-cita apa, kalau cita-citanya pengen jadi penulis ya sekarang banyak belajar nulis dan melatih menulis, jika pengen jadi pedagang, ya kita banyak belajar bagaimana caranya jadi pedagang yang baik, professional, dan lain sebagainya. Intinya menyiapkan karir kedepan dengan focus dan serius dalam menjalani studi saat ini. Itu kalau masih studi, kalau sudah bekerja ya serius dalam bekerja.

Ketujuh. Menulis menghibur diri. Dari pada menyedihi kejombloan atau kesendirian. Bisa juga melatih diri untuk menulis, menulis diary lah, artikel atau apa. Merangkai kata-kata hingga menjadi kalimat yang bagus. Biasanya kalau jomblo itu ide-ide untuk menulis itu banyak. Dari pada gabut dan tidak berfaedah kan bisa digunakan untuk sesuatu yang berfaedah misal menulis.

Kedelapan. Fokus ibadah. Namanya umur kita tidak ada yang tau, banyak kok yang masih muda tapi sudah meninggal duluan. Maka dari itu, alangkah baiknya jika kita gunakan masa jomblo untuk tekun ibadah, menggunakan waktu dengan sebaik mungkin, seraya mempersiapkan untuk kehidupan abadi kelak. Dan jangan sampai kita gunakan waktu jomblo untuk maksiat, melakukan dosa, dan melakukan sesuatu yang tidak ada gunanya sama sekali.

Referensi: Buku “Jomblo Jangan Menangis”, Karya Mas Julaibib.


Comments

Leave a Reply