Jangan Ingin Mendapat Nikmat dan Jangan Menghindar dari Cobaan

478 views
Nasehat Syaikh Abd Qodir dalam Kitab Nurul Burhan

Oleh Moh. Makmun

Salah satu nasehat Syaikh Abd Qadir yang sarat makna tentang tauhid, dan tasawuf adalah:

“Janganlah menginginkan mendapatkan nikmat dan janganlah menghindar dari cobaan. Karena sesungguhnya nikmat (dari Allah) pasti datang padamu sesuai dengan bagiannya, baik kau harapkan atau tidak. Begitu pula dengan cobaan pasti menimpamu meskipun kau tak menyukainya. Maka dari itu, berserah dirilah kepada Allah yang mengatur segala sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya.”

Tidak sedikit orang yang merasa bingung, resah, gelisah bahkan sampai putus asa karena merasa belum mendapatkan kenikmatan hidup di dunia ini. Dan parahnya lagi, asumsi sebagian besar manusia tentang kenikmatan dari Allah hanya berupa uang, dan harta. Padahal kenikmatan dari Allah itu jenis dan bentuknya banyak sekali, seperti nikmat sehat, nikmat punya suami dan atau istri dan atau anak dan atau keluarga, dan yang lainnya.

Sebagai orang yang beriman, harus punya keyakinan bahwa nikmat Allah akan diberikan kepada kita semua. Bahkan Allah sudah menegaskan di dalam surat Hud ayat 6:
وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا
Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.

Saya sering memberikan pemahaman kepada orang-orang bahwa selama masih bisa bernafas, dan selama masih ada nyawa, yakinlah bahwa kita masih punya rizqi. Kalau sudah tak ada rizqy, berarti jatah kita hidup di dunia sudah habis, waktunya pindah ke alam kubur.

Dan rizki setiap orang berbeda-beda sesuai jatah bagiannya masing-masing yang sudah ditentukan oleh Allah. Makanya ada orang yang kaya, karena memang jatahnya dia banyak, ada yang kurang mampu karena jatahnya memang segitu. Ingatlah kekayaan dan kemiskinan adalah sarana ujian dari Allah untuk mengukur sejauhmana kita tetap beribadah kepada Allah.

Begitupula dengan kita janganlah menghindar dari cobaan. Cobaan akan datang kepada setiap orang meski sejatinya tidak ada yang menyukai cobaan. Hadapilah cobaan yang datang, karena sesungguhnya cobaan yang datang kepada kita bukan untuk menghancurkan kita, tapi untuk menguji dan menguatkan keimanan kita.

Shollu ‘ala Nabi Muhammad
Al fatihah ila Syeikh Abd Qadir al-Jilaniy.


Comments

Leave a Reply